Yummy App: Jangan Mager Masak, Karena #MasakItuGampang


Biasanya hari-hari saya itu diisi dengan rutinitas yang padat, mulai dari kuliah, praktikum, ngajar dan sometimes ikut kegiatan di organisasi. Berhubung sejak pertengahan Maret kemarin kegiatan kampus diliburkan dan diganti dengan kuliah daring, otomatis sekarang jadi banyak banget waktu luangnya. 

Terlalu banyak waktu luang seperti ini memang berpotensi bikin otak jenuh. Ditambah lagi harus #DirumahAja dan nggak bisa kemana-mana. Makannya, untuk menyiasati itu saya banyak mengisi waktu luang dengan menekuni hobi, baik hobi lama ataupun hobi baru. Nah, salah satu hobi baru saya dua bulan belakangan ini adalah belajar masak. 

Yup, masak.

Mungkin ada yang komentar, "ngapain sih cowok belajar masak?".

Hmm, kata siapa kaum laki-laki nggak boleh belajar masak? Justru sekarang banyak banget lho chef laki-laki di Indonesia yang resep dan karya-karyanya dikagumi banyak orang. Selain itu, bagi saya masak juga punya manfaat sebagai stress relief. Jadi kalau lagi suntuk ngerjain thesis dan males untuk nyari hiburan lain, biasanya saya langsung ke dapur buat masak.

Sebenernya kalau sekedar masak yang simpel-simpel sih dari dulu bisa. Cuma semenjak pandemi dan banyak waktu luang rasanya ingin belajar masak masakan yang lebih complex, ya iseng-iseng nyoba resep baru gitu. Anggap aja ini masa latihan mumpung masih single belum nikah. Jadi nanti kalau udah jadi suami dan istri lagi capek, bisa gantian deh masaknya.

Eh kok malah ngomongin nikah, sih 😁

Anyway, ini beberapa foto makanan hasil belajar masak saya selama 2,5 bulan ini. Ada lasagna, mie ayam, tomyum dan sandwich. Tampilannya memang kurang appetizing sih, tapi dijamin rasanya enak, kok 😄 *muji sendiri*

source: dokumentasi pribadi

Semingguan ini saudara-saudara saya yang masih satu kota banyak yang datang dan nginep di rumah (tenang, tetap mematuhi protokol kesehatan, kok). Tiap hari sepupu-sepupu yang kecil minta dibuatin cemilan. Terus kemarin sempet bingung, mau bikin apa lagi ya? Bikin pancake, udah. Bikin es krim, udah. Siomay dan pempek, udah. Nyoba bikin pizza juga udah.

Karena bingung akhirnya saya ngubek-ngubek resep di aplikasi Yummy App. Dari dulu memang paling seneng nyari resep di app ini karena selain lengkap, step-step nya juga simpel, to the point dan mudah diikuti. Kadang males kalau harus nonton resep di youtube yang kepanjangan intro, terlalu bertele-tele. Rasanya nggak sabar aja gitu. Jadi aplikasi ini cocok banget buat saya yg amatir di dunia masak memasak. 

Nah, kebetulan stok terigu dan telur di rumah lagi banyak, nih. Setelah searching di aplikasi, akhirnya nemu deh resep takoyaki. Kebetulan juga di rumah ada sisa mayonaise dan katsuobushi, oleh-oleh temen yang pulang dari Jepang Desember tahun lalu. Jujur ini pertama kali saya buat takoyaki sendiri di rumah, dan alhamdulillah sukses, rasanya juga enak. Kalau disuruh nilai, hmm... bisa lah dapet nilai 8 hahaha (muji sendiri ceritanya)

Ini nih hasil masak takoyaki kemarin yang resepnya nyontek di Yummy App :)
source: dokumentasi pribadi

Oh ya ngomong-ngomong adakah dari kalian yang belum tahu Yummy App? Kalau belum, kenalan dulu yuk sama aplikasi yang setia menemani kegiatan memasak saya selama masa pandemi ini.

YUMMY APP: Aplikasinya Pecinta Masak di Indonesia

Jadi Yummy app ini adalah aplikasi resep masakan yang dibuat dan dikembangkan oleh media digital Yummy, teman-teman. Apa sih Yummy itu?

Yummy adalah media digital multi platform pertama di Indonesia yang fokus membahas tentang perihal masak-memasak, mulai dari resep, video tutorial, tips-tips hingga forum komunitas untuk pecinta masak di Indonesia. Yummy App ini sudah berdiri dari tahun 2016 dan berada di bawah naungan IDN Media. Saya yakin teman-teman pasti udah nggak asing lagi sama IDN Media. Selain Yummy App, IDN media juga punya media digital lain seperti IDN Times, POPMAMA dan POPBELA.

source: Facebook Yummy Indonesia
Selama 4 tahun ini, Yummy sudah sukses menemani pecinta masak di Indonesia melalui platform social media Facebook "Yummy Indonesia" dan Instagram @yummy.idn. Karena ingin lebih dekat lagi dengan followers-nya yang berjumlah jutaan, maka tanggal 8 Juli 2019 Yummy meluncurkan platform aplikasi pertama mereka yang diberi nama Yummy App ini.

Tahu nggak, sejak peluncurannya yg baru 10 bulan alias belum genap 1 tahun ini, aplikasi Yummy App sudah diunduh lebih dr 500.000 kali, lho. Keren banget nggak tuh? Jadi nggak heran kenapa aplikasi ini banyak banget dipake sebagai referensi oleh pecinta masak di Indonesia karena memang aplikasinya sebagus itu.

Emang apa sih kelebihan Yummy App ini sampai segitu banyaknya diunduh orang? Hmmm, sini biar saya jelasin fitur-fitur yang ada di Yummy App. I'm sure it will hook you up, trust me!

Apa sih Kelebihan Yummy App? 

source: Yummy App on App Store

Tentunya bukan tanpa alasan kenapa Yummy banyak banget diunduh oleh orang-orang khususnya pecinta masak di Indonesia. Yummy App ini punya berbagai fitur yang pastinya akan bermanfaat dan memudahkan kita dalam memasak, baik yg sudah expert di bidang kuliner, yg sekedar doyan masak, atau yang masih amatiran seperti saya. Yuk kita intip fitur-fitur apa aja yang ada di Yummy App.

Fitur Masak

source: dokumentasi pribadi

Pernah nggak bingung mau masak apa dengan bahan yang ada di kulkas? Padahal di kulkas ada daging, sayuran, susu dan lain-lain, tapi tetep aja nggak ada ide mau masak apa. Nah, fitur Masak ini akan membantu kita banget. Dengan fitur ini, kita bisa mencari resep masakan sesuai dengan bahan-bahan yang kita punya.

Caranya gimana? Gampang, kok. Misal nih, di kulkas cuma ada mie basah, susu dan keju. Kita masukan saja 3 nama bahan tersebut, nanti secara otomatis aplikasi akan ngasih inspirasi resep sesuai dengan bahan yang kita punya. Gampang banget, kan?

Fitur Filter Resep

source: dokumentasi pribadi

Di fitur Filter Resep ini, kita bisa lho mencari resep berdasarkan lama waktu memasak, jumlah porsi dan budget yang kita punya. Misal, kita hanya punya waktu 30 menit. Dengan filter ini kita bisa mencari resep mana saja yang bisa dibuat hanya dalam waktu 30 meni. Cuma punya uang 50ribu dan harus masak untuk 3 orang? Tenang, nggak usah panik. Filter ini juga bisa membantu kita mencari masakan sesuai dengan budget dan jumlah porsi yang kita butuhkan. 😊

Fitur Komunitas

source: dokumentasi pribadi

Eits, masih ada 1 lagi nih fitur di Yummy App yang pastinya "menggoda iman" banget. Kita juga bisa lho mendapatkan uang hanya dengan upload resep masakan di Yummy App!

Wait.. Beneran?

Yup. Bener banget. Kita bisa memanfaatkan fitur komunitas yang ada di Yummy App untuk mengupload resep masakan kita. Jika resep telah disetujui dan dipublish oleh tim Yummy App, kita akan mendapatkan Yummy point yang nantinya bisa ditukarkan menjadi uang. Saya yakin ibu-ibu pasti tergiur dengan fitur yang satu ini. Kapan lagi coba upload resep masakan bisa dapat uang?  🤭

Nah buat yang belum download Yummy App, buruan gih. Proses membuat akunnya juga simpel banget, kok. Kalian bisa download aplikasi ini di Play Store (Android) dan App Store (iOS), atau bisa juga klik tombol di bawah ini. Jangan lupa masukkan kode "JURNALABE" di kolom kode referral ketika membuat akun ya, nanti kalian akan langsung mendapatkan 50 yummy point atau setara uang 5000 rupiah. Lumayan, kan?


***

Jadi, buat teman-teman yg saat ini punya banyak waktu luang di masa pandemi, nggak ada salahnya kok untuk bereksperimen memasak di rumah seperti saya. Sekarang nggak perlu bingung nyari resep dan video tutorial karena semuanya sudah tersedia di aplikasi Yummy App. Praktis banget, kan? Skill bertambah, masak pun jadi semakin menyenangkan.

Selamat mencoba, ya! 😊

1 komentar

  1. Wow, aplikasi masak-memasak yang keren nih Yummy! Komplit amat ya semua ada sampai komunitas segala, jadi ga cuma resep aja. Orang yang malas dan ga bisa masak jadi semangat dan rajin urusan dapur nih :)

    ReplyDelete